Bondowoso| Lensarakyat.id – Seorang siswi SMA Negeri (SMAN) di Kabupaten Bondowosa berinisial ANW (17) menjadi korban aksi pelecehan seksual yang dikenal dengan istilah begal payudara. Peristiwa yang mengkhawatirkan ini terjadi pada Minggu (17/3) sore sekitar pukul 17.30 WIB, ketika korban sedang dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor.
Menurut keterangan korban kepada SMSI Bondowoso, kejadian bermula saat ia melintas di daerah Tenggarang, tepatnya depan kantor DPRD Bondowoso. Korban awalnya tidak mencurigai apapun hingga menyadari ada seorang pria yang mengendarai sepeda motor terus membuntutinya dari belakang.
“Saya sadar ada orang di belakang setelah melihat spion. Awalnya saya kira itu teman saya karena motornya hampir sama,” tutur ANW.
Aksi pelaku semakin mengancam saat korban melintas di kawasan Jembatan Tangsil hingga sekitar Kantor Balai Latihan Kerja (BLK). Pelaku mulai mendekatkan kendaraannya dan beberapa kali memainkan lampu kendaraan hingga menyilaukan mata korban. Kondisi jalan yang sepi semakin membuat gadis remaja itu merasa tidak aman.
Dalam kondisi panik, korban berusaha memperlambat laju motornya untuk memastikan identitas pengendara di belakangnya. Namun, upaya itu sia-sia karena pelaku mengenakan helm dengan kaca tertutup rapat, sehingga wajahnya tidak dapat dikenali.
“Saya kaget dan takut. Setelah itu saya langsung memutar balik motor dan tarik gas sambil menangis,” ujar korban dengan perasaan trauma.
Dengan sisa keberanian, ANW berhasil menyelamatkan diri dan menuju rumah kerabatnya di daerah Tenggarang. Sesampainya di sana, korban dilaporkan mengalami syok berat, menangis histeris, dan tubuhnya gemetar hebat akibat kejadian traumatis tersebut.
Dari ingatannya, korban hanya dapat menggambarkan kendaraan yang digunakan pelaku, yaitu sepeda motor jenis PCX berwarna gelap. Sementara identitas pelaku masih samar karena wajahnya tertutup helm, serta hanya diketahui ia mengenakan kaus tanpa korban mengingat detail warnanya.
Bidang Hukum SMSI Bondowoso menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga dilaporkan ke pihak Kepolisian. Insiden ini pun menambah daftar panjang dugaan pelecehan seksual di Bondowoso yang semakin meresahkan masyarakat, terutama kaum perempuan dan pelajar.
Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur-jalur sepi pada sore hingga malam hari. Segera laporkan setiap tindakan mencurigakan atau kejahatan serupa kepada pihak berwajib untuk mencegah terulangnya korban berikutnya.







