Daerah  

Danramil 0822/01 Bondowoso bersama Bulog dan Forkopimcam Rakor Bahas Distribusi Beras Bapang

Bondowoso| Lensarakyat.id – Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan pangan tepat sasaran, Danramil 0822/01 Bondowoso, Kapten Inf Basuki Rahmad, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Perum Bulog Subdivre Bondowoso serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), bertempat di Aula Kecamatan Bondowoso, senin (13/4/2026).

Rakor tersebut membahas mekanisme pendistribusian Beras Bapang (Badan Pangan Nasional) untuk warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Bondowoso. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan angka kemiskinan ekstrem.

Dalam arahannya, Danramil menekankan pentingnya pengawasan ketat di setiap tahap penyaluran.

BACA JUGA :
Warga Gunosari Sambut Gembira Tandon Air TMMD 123 Yang Siap Digunakan

“Beras Bapang ini adalah hak rakyat yang harus diterima utuh, tepat waktu, dan tepat sasaran. Kami dari TNI bersama Polri dan pemerintah kecamatan akan mengawal mulai dari gudang Bulog hingga ke tangan penerima manfaat,” tegas Kapten Inf Basuki Rahmad.

BACA JUGA :
Satgas TMMD Gelar Nobar Film Perjuangan, Bangkitkan Semangat Juang Warga Gunosari

Sementara itu, perwakilan Bulog Subdivre Bondowoso, Ahmad Faizin, memaparkan bahwa alokasi beras untuk Kecamatan Bondowoso pada tahap awal rencananya kisaran 18 ton.

“Distribusi akan dilakukan melalui titik-titik yang sudah ditentukan, dengan pendampingan dari aparat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Camat Bondowoso, Suhaji, S. Sos. M.M.,, menambahkan bahwa data penerima manfaat telah diverifikasi dan diusulkan melalui sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). “Kami berkomitmen tidak ada duplikasi data. Forkopimcam akan turun langsung memantau di lapangan,” katanya.

BACA JUGA :
Pekerjaan Pembangunan Jalan TMMD 123 Bondowoso Sudah Mencapai 50 Persen

Rapat yang berlangsung selama dua jam itu menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain jadwal dropping beras setiap dua pekan sekali, pembentukan tim pengawas tingkat desa, serta pelaporan harian ke posko ketahanan pangan kecamatan.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan persiapan gudang penyimpanan sementara di Kantor Desa/Kelurahan, guna memastikan kelayakan sebelum pendistribusian dimulai pada pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *