Bondowoso|Lensarakyat.id – Sebanyak 2.000 kilogram benih padi varietas unggul Inpari 32 resmi dikucurkan Pemerintah Kabupaten Bondowoso kepada para petani Kelurahan Sekarputih Kecamatan Tegalampel. Langkah ini menjadi suntikan semangat baru bagi para penggiat pertanian yang selama ini setia mengolah tanah demi menyediakan pangan bagi masyarakat.
Penyaluran yang dilakukan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso ini berlangsung penuh antusiasme. Benih-benih berkualitas itu didistribusikan dalam program BLBU (Bantuan Langsung Benih Unggul) dan diperuntukkan bagi Poktan (Kelompok Tani) SekarJaya I sampai dengan VIII. Setiap kelompok tani menerima jatah masing-masing 250 kilogram, cukup untuk menghidupkan kembali semangat tanam di musim ini.

Hendro Basuki, S.P., selaku perwakilan dari Dinas Pertanian, menuturkan bahwa pemilihan varietas Inpari 32 bukan tanpa alasan. “Varietas ini memiliki potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama utama, dan adaptif dengan kondisi lahan di Bondowoso. Kami ingin petani tidak hanya panen, tapi panen dengan hasil maksimal,” ujarnya dengan optimisme rabu (15/07).
Yang membuat program ini semakin istimewa adalah penerapan metode tanam modern, yaitu PM-AAS (Pengelolaan Tanaman Terpadu – Aplikasi Air dan Sistem). Metode ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi biaya produksi, serta mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih seragam dan sehat. Sebuah terobosan yang sejalan dengan visi pertanian berkelanjutan.
Di sisi lain, Lurah Sekarputih, Rhizal Hidayat, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah kepada warganya. “Kami di kelurahan siap mendampingi dan memastikan bantuan ini tepat sasaran. Semoga musim tanam kali ini membawa berkah berlimpah bagi semua,” tuturnya.
Sementara itu, Hermanto, Ketua Kelompok Tani SekarJaya VI Kel. Sekarputih tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Di sela-sela aktivitas pembagian bibit, ia mengungkapkan, “Kami sangat terbantu. Selama ini kami berharap ada benih unggul dengan harga terjangkau. Kini, dengan dukungan metode PM-AAS, kami optimistis produksi bisa melonjak dua kali lipat.”
Derap langkah petani di Sekarputih kini lebih ringan. Dengan benih di tangan dan metode baru di lahan, bukan hanya padi yang tumbuh—tetapi juga harapan akan kemandirian pangan dan kesejahteraan yang berakar kuat di tanah Bondowoso.
Tim.Liputan: Dinas Pertanian Bondowoso








