BONDOWOSO| Lensarakyat.id – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Pemuda Jaya, yang berlokasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, memulai pelaksanaan pembangunan program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi). Program yang merupakan inisiatif dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Provinsi Jawa Timur ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas jaringan irigasi tersier di wilayah setempat.
Moch. Usman, selaku Ketua P3A Pemuda Jaya Desa Karanganyar, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap petani. “Tujuan utama dari program P3-TGAI adalah untuk meningkatkan pemanfaatan dan efektivitas jaringan irigasi tersier secara partisipatif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memberdayakan petani untuk mengelola sumber daya air secara mandiri demi mewujudkan ketahanan pangan.
Program P3-TGAI yang digagas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini dilaksanakan dengan skema padat karya tunai dan bersifat swakelola. Hal ini berarti pembangunan dilakukan langsung oleh kelompok masyarakat petani, seperti P3A, tanpa melibatkan pihak ketiga atau kontraktor. “Prinsipnya adalah ‘dari petani, oleh petani, untuk petani’,” tegas Moch. Usman, menekankan bahwa partisipasi aktif anggota kelompok menjadi kunci keberhasilan program ini.
Salah satu petani yang turut serta sebagai pekerja dalam proyek ini, Ika, mengungkapkan rasa syukurnya atas program tersebut. “Kehadiran program ini sangat membantu kami. Selain membuka lapangan kerja sementara bagi warga desa dan petani di sekitar lokasi proyek, kami juga merasakan manfaat langsung untuk pertanian,” ujar Pak. Ika. Ia menambahkan, “Dengan saluran irigasi yang lebih baik, kami berharap ketersediaan air menjadi lebih merata sehingga hasil panen dan produktivitas lahan pertanian bisa meningkat.”imbuhnya selasa (11/08).
Dengan adanya program ini, P3A Pemuda Jaya berharap perbaikan saluran irigasi dapat mendistribusikan air ke lahan pertanian secara lebih lancar dan merata. Kelancaran akses air ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas hasil panen, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani di Desa Karang Anyar dan sekitarnya. (Bam”s)








