BONDOWOSO| Lensarakyat.id – Peristiwa kebakaran yang menimpa rumah warga di Desa Tlogosari, Dusun Panggang, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso pada Minggu (??/??) sekitar pukul 19.00 WIB, berbuntut panjang. Pasalnya, dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan ke lokasi diduga kehabisan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di tengah upaya pemadaman.
Kejadian tersebut memaksa Kepala Desa Tlogosari, Nurholis, harus bertindak cepat dengan mencari utangan kepada warga guna membeli solar untuk mengisi kembali tangki kendaraan damkar.
Kepala Desa Tlogosari, Nurholis, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kondisi darurat di lapangan memaksanya mengambil langkah di luar prosedur.
“Memang benar kejadiannya seperti itu. Terpaksa kami mencari utangan kepada warga sebanyak 70 liter solar. Kalau diuangkan, nilainya sekitar Rp 700 ribu, akan tetapi hingga saat ini tidak ada konfirmasi dari pihak damkar terkait talangan BBM tersebut.”ujar Nurholis kepada awak media, selasa (18/08/2026).
Namun hingga saat ini, Nurholis mengaku belum mendapat konfirmasi terkait kapan dana pinjaman tersebut akan diganti atau dibayarkan oleh pihak terkait. “Sampai sekarang belum ada kepastian kapan mau dibayar,” tambahnya.
Di sisi lain, pernyataan berbeda justru disampaikan oleh salah satu Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bondowoso yang bertugas pada saat kejadian. Ia membenarkan bahwa peristiwa kekurangan solar memang terjadi.
Namun, yang menjadi perbedaan mendasar adalah ketika proses penggantian biaya pembelian solar akan dilakukan. Kabid tersebut mengklaim bahwa dirinya telah menyampaikan kesiapan untuk mengganti biaya solar yang telah dikeluarkan oleh Kepala Desa. Akan tetapi, tawaran tersebut dikabarkan justru tidak diterima atau tidak berkenan oleh Nurholis.
“Emang benar kejadiannya seperti itu. Namun pada saat mau diganti, Kepala Desa justru tidak berkenan,” ujar Kabid tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bondowoso mengenai standar operasional prosedur (SOP) pengisian BBM kendaraan damkar serta mekanisme penggantian biaya darurat di lapangan.
Sementara itu, warga sekitar berharap adanya evaluasi menyeluruh terkait kesiapan armada pemadam kebakaran, terutama ketersediaan BBM, agar kejadian serupa tidak terulang dan mengganggu proses evakuasi serta pemadaman di masa mendatang.| Red








