Mei 17, 2021
WEBINAR

WEBINAR “Sumenep dan Persoalan Kemiskinan”

Sumenep adalah salah satu kabupaten yang sampai hari ini diakui sebagai salah satu kabupaten dengan sumber daya alam yang cukup besar. Mulai dari sektor pariwisata, pertanian, dan industri migas dimiliki oleh Sumenep. Kondisi itu, setidaknya bisa dijadikan sebagai gambaran bahwa sebenarnya Sumenep dan masyarakatnya sangat potensial untuh hidup secara mandiri dan sejahtera.

Namun, fakta di lapangan berkata lain. Sumenep yang mempunyai potensi sumber daya alam ternyata tidak bisa menjamin kehidupan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Masyarakat Sumenep masih hidup dalam kondisi yang miskin. Data BPS Jawa Timur menempatkan Sumenep sebagai 10 kabupaten termiskin di Jawa Timur. Berada pada nomor urut 2 setelah Kabupaten Sampang.

Fakta ini sungguh ironis. Dan berbanding terbalik dengan fakta SDA yang dimiliki oleh Sumenep. Seharusnya, dengan kekayaan SDA yang ada itu, Sumenep sudah bisa menjamin kesejahteraan masyarakatnya scara. Karena, selain memiliki SDA yang luar biasa, sejak 1999 Sumenep, khususnya, sudah bi beri kebebasan tersendiri untuk mengelola daerah melalui pemberlakuan otonomi daerah.

Sekali lagi, melalui otonomi daerah itu, Sumenep sudah punya kemerdekaan untuk mengelola daerah sesuai kebijakan pemerintah daerah. Pemerintah daerah secara langsung sudah diberi kewenangan untuk membuat sendiri secara mandiri, baik melalui perda atau kewenangan-kewenangan lainnya yang masih merupakan bagian tak terpisahkan dari amanat reformasi.

Karena itu, dengan melihat fakta kekayaan SDA Sumenep; kondisi hidup masyarakat yang masih timpang itu, kita pun bertanya-tanya: mengapa kondisi kontras itu terjadi? Bukankah dengan pemberlakuan otonomi daerah itu Sumenep sudah seharusnya bisa mandiri dan dapat menjamin kesejahteraan masyarakatnya? Dan, pertanyaan selanjutnya: Apa jangan-jangan amanat reformasi, yang tak lain otonomi daerah itu tidak benar-benar dilaksanakan? Atau jangan-jangan ada kesalahan manajemen pengelolaan SDA yang dilakukan oleh pemerintah setempat sehingga melahirkan kebijakan yang timpang?

Semua itu masih dalam tanda tanya besar. Karena itulah, Institut Antikorupsi (IAK) berusaha mengangkat pertanyaan-pertanyaan besar itu ke dalam subuah webinar dengan tajuk: “Sumenep dan Persoalan Kemiskinan dalam Perspektif Politik dan Kebijakan Publik” yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2021. Tentu, tak ada maksud lain dari diselenggarakan webinar ini, kecuali untuk membuka ruang diskusi selebar-lebarnya guna menemukan jalan keluar atas problem lama (kemiskinan ) yang dihadapi oleh Sumenep ini.

 

Institut Anti Korupsi dan NU online Sumenep ia inviting you. To a schedules Zoom meeting.

Topic: Sumenep dan Persoalan Kemiskinan
Time: Mar 17, 2021 01:00 PM Jakarta

Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/81621766141?pwd=Q0Nqa2lSZzZ1OTF5VDBKVCtEd0lsQT09

Meeting ID: 816 2176 6141
Passcode: 598393

Pilihan Lain

Leave a Comment