Bondowoso| Lensarakyat.id – Bulan suci Ramadan tidak menyurutkan langkah kaki puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Penambang 01 untuk tetap bersekolah. Di tengah ibadah puasa yang dijalankan sebagian besar siswa, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahpoh-Curahdami 3 justru menjadi suntikan energi baru yang meningkatkan semangat belajar mereka.
Pemandangan berbeda terlihat di halaman SDN Penambang 01, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso pagi ini. Saat jam istirahat tiba, para siswa tidak langsung bergegas pulang, melainkan berkumpul dengan tertib di ruang kelas yang telah disulap menjadi tempat penerimaan MBG.

Program yang berjalan di bulan penuh berkah ini mendapat perhatian khusus dari aparat kewilayahan. Serka, Narto, Babinsa setempat, tampak sigap memantau langsung jalannya pembagian makanan. Dengan seragam lorengnya, ia sesekali membantu para petugas SPPG membagikan kotak makanan gratis sambil menyapa ceria para siswa.
“Kami hadir untuk memastikan program pemerintah ini berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Terutama di bulan Ramadan ini, kita harus memastikan logistik tetap terjaga kualitasnya dan anak-anak yang berpuasa tetap mendapat asupan gizi terbaik saat berbuka puasa agar mereka tetap fokus belajar,” ujar Serka Narto di sela-sela pemantauan, jumat (6/3/2026).
Kepala SPPG Desa Penambangan, Nurholis. S.Pd, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyesuaian menu selama Ramadan. “Kami tetap berkomitmen menyediakan makanan yang sehat dan bergizi. Untuk menu berbuka puasa hari ini misalnya, ada Roti, Telur Rebus dan Buah-buahan serta susu. Semua diolah dengan higienis di dapur umum kami,” terangnya.
Kehadiran program MBG ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SDN Penambang 01, mengakui bahwa program ini berdampak signifikan pada kehadiran dan konsentrasi siswa.
“Luar biasa dampaknya. Biasanya menjelang siang hari di bulan puasa, suasana kelas cenderung lesu. Namun bagi siswa penerima manfaat ini, mereka justru terlihat bersemangat. Mereka menantikan jam pulang dengan membawa paket MBG untuk bekal buka puasa, ,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Salah satu siswa, Aditiya, mengaku senang dengan program ini. “Aku puasa, Makanan enak ini aku santab saat buka puasa nanti, enak karena menunya selalu berbeda setiap hari,”ungkap Adit.
Sinergi antara pihak sekolah, SPPG Desa Penambangan, serta pengawasan ketat dari Babinsa setempat menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu menjaga keberlangsungan program pemerintah. Di bulan Ramadan yang penuh ujian, semangat belajar anak-anak di SDN Penambang 01 justru menemukan momentumnya, berkat kepedulian terhadap pemenuhan gizi mereka.







