Syiar Islam Menggema di 104 Titik, Ketua DPRD dan Kapolsek Taman Krocok Hadiri Penutupan Semaan Khotmil Quran

Bondowoso| LENSARAKYAT.ID – Rangkaian Semaan Khotmil Al-Qur’an dan Sholawat Bersama Huffadh di Kecamatan Taman Krocok resmi ditutup pada Rabu (8/7/2026) malam. Penutupan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Taman Krocok itu dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimda) dan pimpinan daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Achmad Dhafir, S.H., M.H., Kapolsek Taman Krocok, Iptu Agus Hariadi, S.H., serta Camat Taman Krocok, Edy Mulyono, S.E., M.M. Kegiatan yang digelar serentak di 104 titik se-Kecamatan Taman Krocok ini melibatkan ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari masjid, musala, balai desa, hingga lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

Ketua DPRD Bondowoso, H. Achmad Dhafir, S.H M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa Semaan Khotmil Al-Qur’an bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan dakwah strategis untuk menanamkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci Al-Qur’an. “Ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap bulan pada Rabu Legi. Kami sengaja menyebarkannya ke 104 titik agar seluruh masyarakat dapat merasakan keberkahan, sekaligus menumbuhkan kegemaran membaca Al-Qur’an. Ini merupakan bentuk syiar Islam dan pendidikan moral bagi generasi kita,” ujar Achmad Dhafir.

Lebih lanjut, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bondowoso itu menekankan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup yang diamalkan sehari-hari, bukan hanya dibaca pada momen-momen tertentu. “Nilai utama yang ingin kami tanamkan adalah kecintaan kepada Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Ketika khataman dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan para huffadh, insyaallah keberkahan dan semangat keimanan akan menyebar ke seluruh penjuru Kecamatan Taman Krocok,” tegasnya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat nilai ta’awun dan ukhuwah Islamiyah, sekaligus membangun benteng moral masyarakat, khususnya generasi muda. “Kami ingin masyarakat tidak hanya sibuk dengan urusan dunia, tetapi juga memiliki pegangan agama yang kuat. Dengan menghidupkan majelis Al-Qur’an dan sholawat di setiap desa, kita sedang membangun ketenteraman batin serta melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Taman Krocok, Edy Mulyono, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, para huffadh, dan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan Semaan Khotmil Al-Qur’an di 104 titik. “Kami melihat kegiatan ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Ini merupakan investasi spiritual bagi masyarakat Taman Krocok,” ujar Edy Mulyono.

Kapolsek Taman Krocok, Iptu Agus Hariadi, S.H., yang turut hadir mendampingi jalannya acara, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan religius yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tersebut. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bentuk dukungan serta upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Di setiap lokasi, masyarakat dari berbagai usia tampak khusyuk mengikuti rangkaian semaan dan sholawat hingga doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kedamaian, dan keberkahan Kabupaten Bondowoso. Melalui penyelenggaraan serentak di 104 titik, Kecamatan Taman Krocok kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai religius, serta menjaga tradisi keislaman yang telah mengakar di tengah masyarakat Bondowoso.

Tim Liputan: Lensarakyat.id

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *