Bondowoso|Lensarakyat.id – Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, menegaskan bahwa kehadirannya di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, bukan sekadar kunjungan kerja formal. Baginya, momen ini adalah “silaturrahmi” atau ajang mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat dan aparatur setempat.
“Kunjungan hari ini? Saya tidak sebut kunjungan sebenarnya. Kita menjalin silaturrahmi dengan masyarakat,” ujar Letkol Prawito saat berdialog di lokasi rencana pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Kamis (16/7/2026).

Meski suasana akrab dan santai, ada misi besar di balik kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodim 0822 ini. Ia datang untuk meninjau langsung kesiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah program strategis dari Pemerintah Pusat di bawah instruksi Presiden Prabowo Subianto. Letkol Prawito pun meluruskan, meskipun Kodim dipercaya sebagai pelaksana di lapangan, program ini sepenuhnya adalah amanat pemerintah pusat untuk rakyat.
“Bukan Kodim, ini pemerintah pusat. Kita hanya sebagai pelaksana,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Letkol Prawito didampingi oleh jajaran forkopimca Tegalampel yang kompak, di antaranya Camat Tegalampel Rifky Hariady S. STP. M.M., Kapolsek Tegalampel AKP Sobingan S.H. M.H., serta Danramil 0822/03 Tegalampel Kapten Arm Supandi. Menariknya, para pejabat di wilayah ini tergolong baru menjabat—kecuali Pak Kapolsek yang sudah lebih lama—sehingga momen silaturahmi ini juga menjadi ajang penyelarasan visi antarinstansi.
“Kebetulan Danramil baru berapa bulan, Pak Camat baru, Pak Lurah baru. Yang lama hanya Pak Kapolsek,” canda Dandim seraya menciptakan kehangatan di tengah musyawarah.
Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan pembangunan jembatan di kawasan Sekar Putih benar-benar menjawab kebutuhan warga. Letkol Prawito menyoroti betapa krusialnya akses ini bagi aktivitas sehari-hari masyarakat, terutama petani yang menggarap kebun dan anak-anak yang bersekolah.
“Dan ke depan, dengan dibangunnya jembatan ini, akses masyarakat ke kebun dan anak sekolah jadi lebih mudah. Selain mudah, juga safety dan aman. Soalnya tadi saya mau lewat saja, jembatan daruratnya sudah berani goyang-goyang,” ungkapnya dengan nada setengah serius, menggambarkan kondisi darurat yang selama ini harus ditempuh warga.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Dandim berharap pembangunan ini menjadi katalis ekonomi. Kelancaran transportasi hasil bumi akan membuat perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat. Program pemerintah pun diyakini akan terlaksana dengan baik jika akses dasar seperti ini terpenuhi.
“Harapannya, setelah nanti dibangun, ekonomi masyarakat lebih lancar, anak sekolah lebih mudah, sehingga apa yang menjadi program pemerintah pusat bisa benar-benar terlaksana,” pungkasnya.
Di sela-sela kegiatan, Letkol Prawito juga menyempatkan diri menikmati kopi khas kecamatan sambil berdialog santai dengan aparatur. Ia mengaku selalu mendapat “tambahan ilmu” dari para kepala desa dan tokoh masyarakat di setiap wilayah yang dikunjunginya—termasuk dari Pak Muhammad dan perangkat setempat.
Dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sekarputih – Tegalampel ditargetkan segera dikerjakan akhir pekan ini atau awal pekan depan, sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat.
Tim Liputan : SMSI Bondowoso








