BONDOWOSO| Lensarakyat.id – Di balik teduhnya perbukitan Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, denyut pembangunan terus berdegup kencang. Tim Pendamping dan Pengawas Pembangunan (MMP) melaporkan progres signifikan pada proyek Jembatan Perintis Garuda, sebuah infrastruktur vital yang diharapkan memutus isolasi dan membuka akses ekonomi bagi warga setempat.
Berdasarkan laporan yang diterima Komandan pada Senin (11/5), kegiatan yang berlokasi di koordinat 7.943068° LS – 113809951° BT ini memasuki tahapan krusial. Di bawah terik matahari, sejumlah pekerja dan aparat kewilayahan bahu-membahu menyelesaikan fondasi awal yang menjadi tulang punggung kekuatan jembatan.

Sepanjang sepekan terakhir, simaklah deretan kemajuan yang telah dicapai:
- Pondasi Bawah yang Kokoh: Pengerjaan galian lubang cakar ayam dan pondasi utama berlangsung intensif. Struktur cakar ayam ini menjadi kunci agar jembatan berdiri stabil di tanah kontur Desa Sukowiryo.
- Perakitan dan Pengecoran: Tim merakit besi cakar ayam dengan presisi, dilanjutkan dengan pengecoran lantai dasar. Tidak lupa, pemasangan bagisting balok (cetakan balok) juga telah rampung sebagai persiapan struktur vertikal.
- Sentuhan pada Angker dan Plandes: Pengecoran pondasi angker serta pemasangan sekaligus pengecoran besi plendes turut diselesaikan. Kedua elemen ini berfungsi sebagai pengikat utama antara tiang jembatan dengan tanah.
“Kami pastikan setiap tahapan diawasi secara ketat dari segi teknis maupun keamanan. Hari ini fokus pada pengecoran angker dan penyelesaian plendes agar pondasi benar-benar matang sebelum memasuki tahap pendirian badan jembatan,” ujar Danramil 01 Bondowoso Kapten Arh. Nanang Wijayanto. MMP di lokasi.
Harapan Baru bagi Warga Sukowiryo
Selama ini, warga Desa Sukowiryo seringkali terkendala akses saat musim hujan, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Jembatan Perintis Garuda yang digagas sebagai program TNI AD melalui satuan kewilayahan ini diyakini akan memangkas waktu tempuh ke pusat kecamatan hingga setengahnya.
“Dulu kalau mau bawa sayur ke pasar, harus mutar jauh lewat jalan setapak. Kalau jembatan ini jadi, kami bisa lewat langsung. Anak-anak sekolah juga tidak perlu takut banjir,” tutur Kades Sukowiryo dengan mata berbinar.
Laporan MMP ini sudah disampaikan pula sebagai tembusan kepada Kasdim dan Pasiter setempat, sebagai bentuk transparansi dan koordinasi berjenjang.
Terus Dikawal, Target Rampung Sesuai Jadwal
Dengan seluruh elemen pondasi yang tengah dikerjakan – dari cakar ayam hingga plendes – proyek Jembatan Perintis Garuda dipastikan berjalan sesuai koridor teknis. Masyarakat diminta mendukung penuh kegiatan ini demi keselamatan bersama.
Perintis Garuda bukan sekadar jembatan. Ia adalah jalan baru bagi harapan, koneksi bagi usaha, dan jaminan bagi masa depan anak-anak Sukowiryo.







