Daerah  

Bau dan Limbah Peternakan Ayam di Arjasa Situbondo Resahkan Warga, Pemerintah Diminta Tegas

SITUBONDO| lensarakyat.id – Warga Desa Kedungdowo, Kecamatan Arjasa, Situbondo, sudah bertahun-tahun hidup dalam keresahan akibat bau menyengat dan limbah dari peternakan ayam. Limbah kotoran, bulu, dan serbuk pakan yang mencemari udara mengganggu aktivitas sehari-hari warga, bahkan di area pertanian mereka.

BACA JUGA :
Megahnya Dubai di Situbondo: Skandal Pajak Kian Menganga, Pemda Dituding Lakukan Pembiaran!

“Baunya sangat mengganggu, apalagi saat hujan,” kata seorang warga berinisial PR. “Pekerja di lahan saya sampai tidak mau makan di tempat karena baunya,” tambahnya.

Keluhan ini berulang kali disampaikan, namun tak pernah ditanggapi serius. Masyarakat kini berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Situbondo dan instansi terkait lainnya segera mengambil langkah tegas.

BACA JUGA :
Perjuangan Rosi, Pemerhati Hutan Situbondo, Melawan "Mafia Kayu" dan Tumpulnya Hukum

Ketua Forum S-One, Bang Don, mendukung penuh tuntutan warga. “Saya akan tindak lanjuti dan meminta DLH serta Dinas Peternakan untuk bertindak. Pengusaha harus taat aturan, jangan sampai warga terus jadi korban,” ungkapnya dengan nada geram.

BACA JUGA :
Skenario Mencekam di Hutan Situbondo: Warga Dianiaya Asper Perhutani, Ungkap Skandal Pembabatan Hutan!

Hingga berita ini diturunkan, sementara itu dari pihak pengelolah ternak ayam tersebut, awak media masih belum bisa konfimasi secara langsung,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *