BONDOWOSO | Lensarakyat.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tanjakan Arak-arak, Bondowoso, Jawa Timur, pada Minggu pagi (23/11/2025). Insiden yang diduga disebabkan oleh rem blong tersebut melibatkan sebuah bus angkutan umum yang mengalami kecelakaan tunggal. Tujuh orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam musibah tersebut.
Berdasarkan laporan awal masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso langsung bergerak cepat untuk memberikan pertolongan, meskipun lokasi kejadian ternyata masuk dalam wilayah hukum Polres Situbondo.
Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Rochan, melalui keterangan tertulis membenarkan kejadian tersebut. “Tadi pagi kami mendapatkan informasi laporan dari masyarakat tentang adanya laka di daerah Arak-arak,” ujarnya.
Setelah laporan diterima, dua unit yaitu Unit Penegakan Hukum (Gakkum) dan Unit Pengatur Jelajah dan Pengawalan (Turjagwali) Satlantas Polres Bondowoso langsung berangkat menuju lokasi. Setelah tiba, petugas baru mengetahui bahwa titik kejadian berada di bawah yurisdiksi Polres Situbondo. Meski demikian, tim tidak tinggal diam dan segera memberikan bantuan cepat tanggap.
“Kemudian unit Gakkum dan Unit Turjagwali Satlantas Polres Bondowoso mendatangi lokasi, ternyata untuk lokasi masuk wilayah hukum Polres Situbondo, sehingga kami laksanakan pertolongan,” jelas Rochan.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap para korban dan berkoordinasi dengan rekan mereka dari Satlantas Polres Situbondo untuk penanganan lebih lanjut. “Kami melaksanakan evakuasi korban dan koordinasi dengan Satlantas Polres Situbondo,” tambahnya. Proses penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan semua korban mendapat perawatan secepatnya.
Dari hasil pendataan sementara, tercatat tujuh orang korban luka-luka yang terdiri dari sopir, kernet, dan lima penumpang. Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Wringin untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Untuk jumlah korban luka-luka tujuh orang, satu sopir, satu kernet dan lima penumpang, saat ini berada di Puskesmas Wringin,” terang Kasatlantas.
Diketahui, sopir bus mengalami cedera yang cukup serius berupa patah tulang sehingga direncanakan untuk dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap guna penanganan intensif. Sementara itu, keenam korban lainnya hanya mengalami luka-luka ringan dan masih dalam masa observasi medis. “Untuk sopir akan dirujuk ke rumah sakit karena patah tulang, untuk yang lain luka-luka ringan,” tegas Rochan.
Menutup pernyataannya, Satlantas Polres Bondowoso mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalur Arak-arak yang dikenal memiliki medan tanjakan curam dan rawan kecelakaan, terlebih pada kondisi cuaca buruk. Pihak kepolisian juga memastikan koordinasi dengan Polres Situbondo akan terus dilakukan untuk penanganan lanjutan insiden ini.







