Bondowoso| Lensarakyat.id – Suasana siang di Dusun Blumban, Desa Sukowiryo, terasa lebih sibuk dari biasanya. Sabtu (26/4/2026) pukul 13.00 WIB, jajaran petinggi Komando Rayon Militer (Koramil) 0822/01 Kota Bondowoso bersama Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) setempat turun langsung ke lapangan. Mereka tidak datang untuk seremonial biasa, melainkan meninjau dua aset vital warga: sarana KDKMP (Kegiatan Desa/Kelurahan Mandiri Pangan) dan Jembatan Gantung penghubung antardesa.
Babinsa Desa Sukowiryo, Sertu Munik, yang turut mendampingi, melaporkan bahwa kegiatan berlangsung aman dan lancar. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian pengecekan berjalan kondusif. Kami pastikan infrastruktur ini benar-benar layak demi kelancaran aktivitas warga,” ujar Sertu Munik di sela-sela pemantauan.
Fokus Pengecekan: KDKMP Dusun Blumban dan Jembatan Gantung
Objek pertama yang disorot adalah program KDKMP di RT 019 RW 005, Dusun Blumban. Program ini merupakan inisiatif TNI AD dalam mendorong ketahanan pangan berbasis masyarakat. Kasdim dan Danramil secara detail memeriksa kondisi lahan, saluran irigasi, serta ketersediaan sarana produksi pertanian.
Tak berhenti di situ, rombongan kemudian menyeberang ke Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Kejawan dan Desa Sukowiryo di atas aliran Sungai Sampean Baru. Jembatan ini menjadi urat nadi transportasi ratusan petani, pedagang, dan pelajar yang setiap hari melintas.
“Jembatan ini sudah berusia belasan tahun. Kami ingin memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan. Jika ditemukan titik rawan, akan segera diusulkan perbaikan,” jelas Danramil 01 Bondowoso Kapten Inf Basuki Rahmad di lokasi.
Kondisi Aman, Masyarakat Apresiasi
Meski cuaca siang itu cukup terik, semangat gotong-royong terlihat dari warga sekitar yang ikut memantau. Para petani yang kebetulan melintas menyambut baik kehadiran aparat TNI. “Kami senang jembatan ini diperhatikan. Semoga hasil pengecekan membawa kebaikan untuk kami semua,” ujar Sastro, warga Dusun Blumban.
Danramil menyampaikan bahwa seluruh temuan di lapangan akan didokumentasikan dan dilaporkan secara berjenjang ke Dandim 0822 Bondowoso serta Piket Koramil setempat. “Laporan sudah kami sampaikan siang ini. Dokumentasi kegiatan juga terlampir untuk bahan evaluasi lebih lanjut,” tambahnya.
Sinergi TNI dan Rakyat Terus Ditingkatkan
Kegiatan monitoring seperti ini merupakan bagian dari rutinitas Babinsa dalam menjalankan fungsi teritorial. Selain memastikan keamanan, kehadiran TNI di tengah masyarakat juga diharapkan mampu mempercepat deteksi dini berbagai masalah infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Hingga pukul 15.00 WIB, rombongan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pengecekan. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan. Dengan demikian, Rencana Tindak Lanjut (RTL) penanganan prioritas—baik untuk KDKMP maupun jembatan gantung—segera disusun di tingkat Koramil.
Penutup: Dari tepian Sungai Sampean Baru, soliditas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat kembali terpancar. Sebuah sinergi yang kokoh menopang Bondowoso yang lebih maju.







