Viral di Medsos, Maple Tree School Bondowoso Ambil Sikap! Kepala Sekolah Beberkan Solusi Parkir Guna Antisipasi Kemacetan

BONDOWOSO| Lensarakyat.id – Kemacetan lalu lintas di depan sekolah saat jam pulang memang sudah menjadi “pemandangan” rutin di banyak kota, tak terkecuali di Bondowoso. Namun, Maple Tree School yang baru genap berusia satu tahun di kota ini tak tinggal diam. Mereka justru angkat bicara dan menyiapkan terobosan untuk mengurai kepadatan kendaraan orang tua murid.

Kepala Sekolah Maple Tree School Bondowoso, Nidia, mengakui bahwa kelancaran arus lalu lintas di depan sekolah menjadi perhatian serius. Ia menjelaskan, sejak pekan pertama masuk sekolah, banyak orang tua sangat antusias sehingga memilih menunggu anak-anak mereka hingga proses belajar usai. “Karena ada orang tua yang mengantar segala macam, anaknya masih harus ditungguin. Untuk minggu pertama, kita masih membolehkan,” ujar Nidia saat ditemui di sela-sela aktivitas sekolah, sabtu (18/7).

Namun, antusias para orang tua tersebut rupanya memicu terjadinya kepadatan terhadap lalu lintas. Belum lagi, suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung singkat membuat orang tua betah menunggu, sehingga kendaraan menumpuk di area depan sekolah yang merupakan jalan lintas kabupaten. “Kalau mengantar, kan cepat. Tapi kemarin karena MPLS sebentar, akhirnya mereka menunggu. Itu yang menyebabkan lahan parkir jadi penuh dan akses lalu lintas terganggu,” tambahnya.

BACA JUGA :
Butuh Dai Muda Kompeten? Ponpes Al-Ishlah Bondowoso Cetak Kader Ulama dari Seluruh Indonesia, Tanpa Biaya

Tantangan Jam Pulang yang Beririsan

Senada dengan yang dituturkan oleh Sekretaris yayasan yakni Eunike imaniar, pihak sekolah juga mengakui adanya tantangan dari jadwal pulang antarjenjang yang masih berdekatan. Dengan total 130 murid dari Baby Class hingga SD (Kelas 1, 2, dan 3), waktu pulang yang hampir bersamaan membuat lonjakan kendaraan sulit dihindari. Apalagi di hari Jumat, jadwal pulang SD yang biasanya pukul 12.30 harus dimajukan menjadi pukul 11.00 karena keterbatasan waktu ibadah Jumatan.

BACA JUGA :
Kapolres Aryo Terjun ke Medan Pimpin Pencarian Dua Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso

“Kemarin kita coba bedakan 10 menit, tapi ternyata masih kurang efektif,” ungkap Eunike. “Ke depannya, kami akan buat jeda waktu lebih panjang. Mungkin 15 menit, atau setengah jam antarjenjang. Jadi tidak semua orang tua datang serentak.”

BACA JUGA :
Viral Joget di Dapur SPPG Lojajar, Komentar ‘Lanjutkan’ dari Kepala SPPG Malah Picu Amarah Publik

Komitmen untuk Ketertiban Bersama

Maple Tree School Bondowoso menegaskan mulai minggu kedua, aturan ketat akan diberlakukan. Orang tua hanya diizinkan mengantar hingga gerbang masuk, tanpa menunggu di area sekolah. Sistem jemput bergilir dengan stiker identitas kendaraan pun tengah disosialisasikan untuk membantu petugas mengarahkan arus.

“Kami baru satu tahun berdiri di Bondowoso, masih belajar. Tapi kami ingin orang tua dan warga sekitar sama-sama nyaman. Dengan disiplin, macet bisa kita kurangi,” pungkasnya penuh optimisme.

Warga sekitar pun berharap langkah sekolah ini menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain di Bondowoso, agar kemacetan tak lagi menjadi momok setiap harinya.

Tim Liputan : SMSI Bondowoso.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *