Bondowoso| Lensarakyat.id – Suasana makan siang di TKS Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bondowoso kini berbeda. Bukan sekadar menerima menu bergizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blindungan, anak-anak justru dilibatkan dalam menentukan lauk favorit mereka setiap hari. Kebijakan unik yang mengutamakan selera anak ini sukses membuat waktu makan menjadi momen yang paling dinanti.
Kepala SPPG Blindungan, Abdul Gafurur Rohim, S.Pd., menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keinginan untuk memaksimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Kami tidak ingin anak-anak hanya kenyang, tetapi juga senang. Ketika anak menyukai makanannya, kandungan gizinya akan terserap optimal karena mereka lahap menyantapnya,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan distribusi.

Praktik ini sejalan dengan program serupa yang berjalan di sejumlah SPPG lain di Indonesia, di mana siswa diberikan ruang untuk menyampaikan permintaan menu tertentu melalui berbagai kanal . Di Bondowoso, yang menjadi lokomotif program MBG adalah SPPG Blindungan yang merupakan satu dari 13 SPPG yang telah beroperasi di wilayah tersebut .
Setiap pagi, perwakilan siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan menu yang mereka inginkan. Mulai dari menu populer seperti chicken katsu hingga variasi olahan protein lainnya. “Kami tetap memastikan setiap permintaan sesuai dengan standar gizi yang ditentukan. Misalnya request steak ayam, karbohidratnya kami sesuaikan dengan kentang rebus agar tetap seimbang,” tambah Gafurur mencontohkan .
Kepala Sekolah TKS ABA, Ibu Salma (sebutan akrab), mengapresiasi terobosan ini. Menurutnya, keterlibatan anak dalam memilih menu berdampak signifikan terhadap semangat belajar mereka. “Dulu banyak anak yang makannya tidak habis, kini piring-piring bersih dalam waktu singkat. Mereka bahkan antusias menunggu menu hari ini. Ini luar biasa,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Program request menu ini menjadi angin segar di tengah upaya pemenuhan gizi anak usia dini. Dengan selera yang terpenuhi, anak-anak di TKS ABA tidak hanya mendapatkan asupan bergizi tetapi juga kebahagiaan, menciptakan generasi yang lebih sehat dan ceria di Kabupaten Bondowoso.
(Red)








