Gandeng Forkopimcam, Kapolsek Tegalampel Siap Kawal Keberagaman di Acara Maulid Ponpes Kunuuzul Imam Kauman

Bondowoso| Lensarakyat.id – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menyelimuti Pondok Pesantren Kunuuzul Imam di Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, pada Selasa (25/08/2026). Ratusan santri, tokoh masyarakat, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalampel tampak hadir membanjiri halaman ponpes untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengusung tema besar: “Merajut Keberagaman, Menjaga Persatuan NKRI dalam Bingkai Maulid Nabi.”

Acara yang berlangsung khidmat ini semakin istimewa dengan kehadiran langsung Kapolsek Tegalampel, AKP Sobingan, S.H., M.H., yang duduk berdampingan dengan para pemuka agama dan pemerintah kecamatan yakni Camat Tegalampel dan Kepala Puskesmas Dr. Ahmad Kudlori. Kehadiran aparat keamanan di tengah-tengah komunitas pesantren ini menjadi simbol nyata sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan bangsa

Puncak acara diisi dengan tausiyah inspiratif oleh penceramah kondang asal Pamekasan, Madura, yaitu KH. Fawaidurrahman, LC, M.H., atau yang akrab disapa sebagai Mobaigh. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa nilai-nilai Maulid bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah yang menjunjung tinggi toleransi dan persaudaraan.

BACA JUGA :
Satu Acara Tiga Momen: Sekarputih Rayakan HUT RI ke-81 dengan Maulid dan Santunan Yatim

“Perbedaan adalah rahmat. Kita di Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, dan budaya, tetapi semuanya harus berjalan seirama dalam naungan NKRI. Momentum Maulid ini harus kita jadikan pengingat untuk saling mengasihi dan menghargai,” ujar KH. Fawaidurrahman di hadapan jamaah yang tampak larut dalam suasana religius.

BACA JUGA :
Satu Acara Tiga Momen: Sekarputih Rayakan HUT RI ke-81 dengan Maulid dan Santunan Yatim

Sementara itu, Kapolsek Tegalampel, AKP Sobingan, menyampaikan apresiasinya terhadap tema yang diangkat oleh panitia. Menurutnya, pesan persatuan yang diselipkan dalam peringatan Maulid sangat relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini.

“Kegiatan seperti ini adalah benteng kuat dalam menjaga ketahanan nasional. Kami dari kepolisian sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan yang memperkuat solidaritas sosial. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, karena keamanan adalah tanggung jawab kita semua,” tegas AKP Sobingan di sela-sela acara.

Pengasuh Pondok Pesantren Kunuuzul Imam, Kiai Mas Canzoon Fadlan Athoillah, juga menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. Beliau berharap acara ini menjadi ladang berkah bagi seluruh warga Tegalampel dan Bondowoso pada umumnya.

BACA JUGA :
Bukan Sekadar Jaga Keamanan, Babinsa 03 Tegalampel Serma Basuki Buktikan TNI Selalu Bersama Umat di Setiap Momen Ibadah

“Semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara, tidak hanya di bulan Maulid, tetapi sepanjang masa. Terima kasih kepada Forkopimcam dan seluruh jamaah yang telah memeriahkan acara ini,” ujar Kiai Canzoon.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Fawaidurrahman, dilanjutkan dengan santunan anak yatim dan ramah tamah antar sesama jamaah. Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Kunuuzul Imam kali ini tidak hanya menjadi ajang syiar agama, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.| Bam” s

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *