Heboh Hoaks di Mana-mana, SMSI Bondowoso Sebut UKW Solusi Ciptakan Jurnalis Andal dan Terpercaya

Bondowoso| Lensarakyat.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bondowoso menegaskan pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan integritas insan pers di era digital saat ini. UKW dinilai menjadi tolok ukur kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar etika dan kaidah yang berlaku.

Ketua SMSI Bondowoso, Arik Kurniawan, mengatakan bahwa wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. Karena itu, setiap jurnalis harus memiliki kompetensi yang jelas agar produk jurnalistik yang dihasilkan berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya.

“UKW bukan sekadar formalitas, tetapi bukti bahwa seorang wartawan memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab profesinya. Ini penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,” ujarnya.

BACA JUGA :
Jangan Tertipu! Ketua SMSI Bondowoso Tegaskan Website Berita Bukan Jaminan Media Resmi

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita bohong, kehadiran wartawan yang kompeten menjadi kebutuhan mendesak. Wartawan yang telah mengikuti UKW diharapkan mampu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta memahami aturan hukum pers.

BACA JUGA :
Hari Pers Sedunia 2026: SMSI Bondowoso Serukan Negara Hadir Lindungi Wartawan di Daerah Perang

SMSI Bondowoso juga mendorong seluruh wartawan, khususnya yang tergabung dalam media siber, agar terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan maupun mengikuti UKW sesuai jenjang masing-masing.

BACA JUGA :
Terpilihnya Sokip Menjadi Ketua SMSI Jatim Merupakan Angin Segar Bagi Semua Anggota 

“Dengan wartawan yang kompeten, maka media akan semakin dipercaya publik. Ini juga menjadi upaya menjaga marwah profesi jurnalistik,” tambahnya.

Melalui momentum tersebut, SMSI Bondowoso berharap kesadaran pentingnya UKW semakin meningkat sehingga kualitas pers daerah mampu bersaing secara nasional dan tetap menjadi pilar demokrasi yang sehat.

Sumber: SMSI Bondowoso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *