Bondowoso| Lensarakyat.id – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), gerakan nyata peduli lingkungan digelar di Bondowoso. Berkolaborasi dalam semangat kebersamaan, Ketua DPRD Bondowoso yang juga Ketua DPC PKB Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, S.H., bersama-sama Forkopimda, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Bondowoso, Perhutani, serta PWI, SMSI dan insan pers setempat, melaksanakan “Gerakan Sedekah Oksigen”.
Aksi konkret gerakan ini diwujudkan melalui penanaman ribuan bibit pohon di lahan gundul di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (8/2/2026). Lokasi yang dipilih merupakan area yang dinilai membutuhkan restorasi ekologis untuk mencegah degradasi lingkungan dan meningkatkan cadangan oksigen.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, S. H., menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata komitmen semua pihak untuk menjaga alam Bondowoso. “Ini bukan hanya seremoni. Menanam pohon adalah ibadah, sedekah jariyah yang pahalanya mengalir terus. Oksigen yang dihasilkan ini akan dinikmati oleh anak cucu kita. Sinergi antara legislatif, pemerintah, TNI-Polri, ormas, BUMN, dan pers hari ini sangat mulia tujuannya,” ujar Ketua DPRD Bondowoso.
Keterlibatan Perhutani dalam menyediakan bibit dan rekomendasi lokasi penanaman menjadi nilai tambah, memastikan kegiatan berbasis ilmiah dan berkelanjutan. Sementara, partisipasi aktif PC NU dan PWI serta SMSI, menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan telah menjadi gerakan lintas sektor yang menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Ketua SMSI Bondowoso, Arik Kurniawan W. menegaskan bahwa peringatan HPN tahun ini ingin meninggalkan warisan nyata untuk masyarakat. “Insan pers tidak hanya berada di belakang layar untuk memberitakan, tetapi juga turun langsung mengambil peran. Melalui Gerakan Sedekah Oksigen ini, kami ingin mewariskan lingkungan yang hijau dan udara yang bersih sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pers,” paparnya.
Gerakan ini mendapat sambutan hangat dari warga Desa Sukorejo. Selain memperbaiki ekosistem, penanaman pohon di lahan gundul diharapkan dapat menjadi penahan erosi dan dalam jangka panjang meningkatkan nilai ekonomi lahan.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh keakraban, mencerminkan kekompakan seluruh pihak yang terlibat. Kedepan, akan ada pemantauan rutin untuk memastikan pohon-pohon yang ditanam tumbuh dengan baik.
Melalui aksi kolaboratif ini, momentum HPN 2026 tidak hanya dirayakan dengan diskusi dan seminar, tetapi juga dengan kerja nyata yang langsung berdampak pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat Bondowoso.







