Standar BGN Terpenuhi! Satgas Curahdami Blusukan ke SPPG Curahpoh Pastikan Menu MBG Layak untuk Generasi Unggul

BONDOWOSO|Lensarakyat.id – Suasana dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di kawasan Curahpoh, Kecamatan Curahdami, mendadak lebih sibuk dari biasanya pada Kamis (23/07/2026). Bukan hanya karena aroma sayur dan lauk yang menguar, tetapi karena kedatangan rombongan “inspektur dadakan” yang dipimpin langsung oleh Camat Curahdami, Guruh Purnama Putra, S.STP., M.Si.

Bertajuk kunjungan kerja sekaligus pengawasan mendadak (sidak), Satgas SPPG Kecamatan Curahdami turun ke lapangan untuk memastikan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) berjalan tanpa cela. Yang menarik, kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan “uji petik” langsung terhadap standar emas gizi yang dijanjikan pemerintah pusat.

Dengan seragam dinas yang masih melekat, Camat Guruh Purnama Putra langsung menuju area pengolahan makanan. Ia tak segan menyingsingkan lengan baju untuk mengecek suhu penyimpanan bahan baku, kebersihan apron para juru masak, hingga ketepatan takaran protein dalam setiap porsi.

BACA JUGA :
Tak Lepas dari Kawalan Babinsa, SPPG Curahpoh Salurkan Ratusan Porsi Makan Bergizi ke SDN Curahpoh 01

“Sebagai ketua satgas, saya tegaskan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi Bondowoso. Kami tidak hanya mengecek kuantitas, tapi kualitas rasa dan nilai gizi. Anak-anak di Curahdami harus mendapatkan haknya: nasi hangat, lauk protein hewani, sayur, dan buah segar. Tidak ada ruang untuk stunting di wilayah saya,” ujar Guruh dengan tegas di sela-sela pengecekan.

Orang nomor satu di kecamatan itu juga memberikan arahan khusus terkait efisiensi waktu distribusi. “Makanan harus tiba di sekolah dalam keadaan panas dan higienis. Jika ada kendala di distribusi, satgas akan langsung turun tangan. Ini adalah perintah dari Presiden dan BGN, kita eksekusi dengan hati,” tambahnya.

BACA JUGA :
SPPG Blindungan Tak Hanya Sajikan Makan Gratis, Juga Tanamkan Adab Berdoa bagi Siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bondowoso

Sementara itu, Kepala SPPG Curahpoh, Nurholis. S. Pd, mendampingi jalannya inspeksi dengan penuh semangat. Ia mengungkapkan bahwa hari itu merupakan momen bersejarah bagi tim dapur yang baru saja diresmikan.

“Kami sudah menyiapkan menu dengan formula gizi seimbang. Hari ini misalnya, kami menyajikan nasi, ayam kecap, sayur sop, dan pisang. Kami bekerja dengan standar operasional prosedur (SOP) ketat dari BGN. Setiap gram protein dan kalori kami hitung, karena ini menyangkut masa depan anak-anak,” jelas Nurholis.

Menariknya, Nurholis mengaku dirinya dan tim sempat deg-degan karena kunjungan tersebut berlangsung mendadak. Namun, ia justru menyambut baik langkah tersebut.

“Ini justru bukti komitmen pemerintah. Kami berharap dukungan dari orang tua dan sekolah agar anak-anak mau menghabiskan makanannya. Jangan sampai ada yang mubazir. Kami siap evaluasi setiap hari,” pungkasnya.

BACA JUGA :
Karyawan SPPG Curahpoh Sterilisasi Ribuan Ompreng Pastikan Bebas Kuman Sebelum Program MBG Kembali Digelar

Dari hasil pemeriksaan, Satgas memastikan bahwa seluruh aspek standardisasi dari BGN sudah terpenuhi, mulai dari kualitas bahan baku lokal, kebersihan alat masak, hingga ketepatan porsi. Namun, ada satu catatan khusus dari Camat Guruh: perlunya peningkatan variasi menu lokal agar anak-anak tidak bosan, serta penambahan tempat sampah organik di area dapur untuk mendukung program ramah lingkungan.

Kegiatan kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Bondowoso, khususnya Kecamatan Curahdami, serius menyukseskan program MBG. Dengan adanya sinergi antara Satgas Kecamatan, Kepala SPPG, dan dukungan BGN, mimpi melahirkan generasi emas Indonesia yang bebas dari kelaparan dan stunting bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang disajikan di piring makan anak-anak setiap harinya.

(Red/Lensarakyat.id)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *