Daerah  

Semangat Babinsa Kodim 0822/05 Wringin Dampingi Bulog Serap Gabah Petani Sebanyak 17, 5 Ton

Bondowoso| Lensarakyat.id – Babinsa Kodim 0822/05 Wringin Serda Sunjoyo dan Serka Romi, J. melaksanakan kegiatan pendampingan/pengawalan penjualan gabah ke penggilingan gabah Saritama Koncer jum’at (02/05/2025).

Semangat yang ditunjukkan oleh kedua Babinsa 05 Wringin kali ini terus dilakukan demi kesejahteraan petani dan mendukung program pemerintah berupa swasembada pangan nasional khususnya di wilayah binaan Koramil 05 Wringin.

Babinsa Kodim 0822/05 Wringin Serda Sunjoyo dan Serka Romi, J. melaksanakan kegiatan pendampingan/pengawalan penjualan gabah ke penggilingan gabah Saritama Koncer (fto dok red)

Dan Kegiatan ini menurut Serda Sunjoyo merupakan bentuk kepedulian TNI dan Bulog dalam menciptakan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional seperti yang dilakukan oleh Babinsa Kodim 0822/05 Wringin yang telah melaksanakan kegiatan pendampingan /pengawalan penjualan gabah milik petani sebanyak 17, 5 Ton.

BACA JUGA :
Dandim 0822 Bondowoso Resmikan Aula Jenderal Soedirman dan Kantor Persit KCK Cabang XXXVI

“Kehadiran Kami selaku Babinsa yakni ingin membantu petani dalam penjualan gabah saat Panen. Kami hadir untuk mendampingi, memastikan gabah mereka terserap dengan harga sesuai HPP Rp. 6.500/Kg dan tanpa ada unsur permainan dari pihak lain, ” tuturnya.

BACA JUGA :
Pastikan Aman dan Lancar, Babinsa Nangkaan Kawal Pengiriman Gabah Milik Petani Ke Bulog

Dalam kesempatan yang sama, Fajar, salah satu petani asal Desa Wringin, mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam menjembatani komunikasi antara petani dan pihak Bulog dalam hal penjualan gabah.

BACA JUGA :
Dandim 0822 Bondowoso Bersama Bulog Cek Langsung Penyerapan Gabah dan Beras Sesuai Kesepakatan

“Dengan pendampingan langsung ini, proses penyerapan gabah menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan. Melalui kolaborasi antara TNI, Bulog, dan petani, Kami berharap kestabilan harga dan ketersediaan stok beras nasional dapat terus terjaga, khususnya menjelang masa-masa rawan pangan dan menjamin kesejahteraan petani lokal,” ucapnya.

Dan berharap adanya pendampingan ini petani bisa makin sejahtera, ketahanan pangan Indonesia akan semakin kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *