Bondowoso| Lensarakyat.id – Meskipun bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tengah berlangsung, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah tetap berjalan rutin untuk memastikan siswa tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Curahdami, yang berlokasi di Desa Penambangan, telah melakukan penyesuaian mekanisme distribusi guna menghormati siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan, para siswa tidak lagi menyantap makanan di sekolah seperti biasanya. Sebagai gantinya, mereka menerima paket makanan siap santap dalam bentuk menu kering yang didesain untuk dapat dibawa pulang. Paket tersebut diharapkan dapat dikonsumsi saat waktu berbuka puasa tiba, sehingga siswa tetap mendapatkan energi dan gizi yang diperlukan setelah seharian berpuasa.
Owner SPPG Curahpoh-Curahdami 1, Martha Suprihastini, menjelaskan bahwa perubahan teknis ini merupakan bentuk adaptasi program terhadap kondisi Ramadan. Pihaknya berkomitmen agar program prioritas ini tidak kehilangan esensinya meskipun jadwal belajar mengajar dan pola konsumsi siswa berubah.
“Penyesuaian ini kami lakukan tentu bertujuan agar asupan gizi siswa tetap terjaga selama bulan puasa. Kami mengubah waktu pendistribusian dan jenis menu menjadi makanan yang tahan lama dan praktis, sehingga bisa disimpan untuk kemudian disantap saat berbuka,” ujar Martha Suprihastini saat ditemui di lokasi, Senin (09/03/2026).
Lebih lanjut, Martha menambahkan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar. Beberapa daerah lain, menurutnya, bahkan telah menambahkan insentif khusus untuk menambah semangat siswa selama menjalankan ibadah di bulan penuh berkah ini, meskipun untuk wilayah Curahdami fokus utama tetap pada pemenuhan kualitas gizi makanan.
Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan para siswa di Kec. Curahdami Kab. Bondowoso dapat menjalani ibadah puasa dengan tetap bugar dan sehat, serta tetap fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran hingga akhir bulan Ramadan.







