Bondowoso| Lensarakyat.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan infrastruktur vital berupa jembatan penghubung di Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Botolinggo. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Bondowoso KH. Abdul Hamid Wahid M.Ag. bersama Wakil Bupati langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat dan tepat, selasa (31/03/2025).
Kedatangan orang nomor satu dan dua di lingkup Pemerintah Kabupaten Bondowoso ini disambut oleh warga setempat yang selama beberapa jam terakhir sempat terisolasi akibat akses jalan yang terputus. Dengan didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta camat setempat, rombongan meninjau secara saksama titik-titik kerusakan, terutama pada struktur jembatan yang ambles setelah tidak mampu menahan debit air yang meluap dari sungai.

Bupati KH. Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa keselamatan dan aksesibilitas warga adalah prioritas utama. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera memasang jalur alternatif serta melakukan penanganan darurat agar aktivitas masyarakat, terutama distribusi logistik dan mobilitas pelajar, tidak terganggu lebih lama.
“Hujan deras ini memang di luar prediksi biasa, tetapi kita tidak boleh membiarkan masyarakat kesulitan. Saya minta tim cepat dari PUPR untuk segera melakukan pembangunan jembatan darurat atau pembetonan sementara. Akses warga harus tetap aman, dan aktivitas masyarakat harus segera kembali berjalan normal,” tegas Bupati saat memberikan arahan di lokasi kejadian.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E yang turut mendampingi menambahkan bahwa selain perbaikan fisik, pihaknya juga akan mengoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan distribusi bantuan bagi warga yang terdampak genangan air di sekitar bantaran sungai.
“Dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengimbau kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi perbaikan untuk sementara waktu mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari risiko kecelakaan. Rencana perbaikan permanen jembatan tersebut akan segera dianggarkan melalui mekanisme penanganan darurat dan surat keputusan penetapan status kedaruratan,”tukas Wabup








