Bupati Bondowoso: Pendamping PKH Harus Kerja Cepat dan Tepat untuk Wujudkan Bondowoso Berkah

Bondowoso| Lensarakyat.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) menggelar kegiatan Pembinaan dan Koordinasi Lintas Sektor Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Raden Bagus Assra, pada Rabu (01/04/2026).

Kegiatan ini menjadi momen strategis dalam penguatan sinergi antar pemangku kepentingan sekaligus membangkitkan semangat para pendamping PKH. Mereka memiliki tanggung jawap besar dalam mengawal proses penyaluran bantuan kepada 40.090 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di wilayah Bondowoso.

Bupati Bondowoso yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pendamping sosial. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh SDM PKH sebagai ujung tombak pembangunan manusia di tingkat grassroots.

BACA JUGA :
Dinkes Bondowoso Akan Panggil Oknum ASN Puskesmas Maesan Yang Diduga Selingkuh

“Saya ajak seluruh SDM PKH untuk terus menjadi agen perubahan. Pastikan bantuan ini tepat sasaran, namun lebih dari itu, tugas kita adalah mendorong keluarga pra-sejahtera agar bisa mandiri dan keluar dari jeratan kemiskinan menuju kehidupan yang sejahtera,” ujar Bupati di hadapan para peserta.

BACA JUGA :
Momen Halal Bi Halal di Bondowoso, Bupati Ajak Alumni Pesantren Kolaborasi Bangun Daerah: "Kami Terbuka untuk Kerja Sama"

Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan Program Keluarga Harapan. Pihaknya menggandeng berbagai instansi, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga lembaga keagamaan, untuk memastikan hak-hak KPM dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial terpenuhi secara holistik.

“PKH tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kolaborasi dari seluruh elemen. Melalui pembinaan ini, kami ingin menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama agar pendampingan kepada 40 ribu lebih KPM bisa berjalan efektif,” jelasnya.

BACA JUGA :
Bupati dan Wakil Bupati Tinjau Langsung Jembatan Rusak di Prajekan-Botolinggo, Pemkab Bondowoso Siaga Darurat 24 Jam

Semangat kebersamaan menjadi benang merah dalam kegiatan tersebut. Dengan mengusung tema kerja cepat, kerja tepat, dan kerja berdampak, Pemkab Bondowoso bertekad untuk terus menggerakkan seluruh potensi daerah demi terwujudnya Bondowoso Berkah.

Para pendamping PKH yang hadir tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan pemaparan materi. Mereka berharap, melalui koordinasi yang semakin solid, kendala di lapangan dapat segera diatasi sehingga kesejahteraan masyarakat penerima manfaat dapat segera meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *