BONDOWOSO| Lensarakyat.id — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti acara Halal Bi Halal dan Temu Alumni Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) di Bondowoso, Senin malam (30/03/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Anniversary Organisasi Pelajar Intra Madrasah (OPIM) ke-68 itu menjadi panggung penting bagi sinergi antara pemerintah daerah dan jaringan pesantren dalam membangun masyarakat.
Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., yang hadir langsung di lokasi acara, menegaskan bahwa momen Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi seremonial tahunan. Baginya, acara ini adalah ruang strategis untuk merekatkan tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Halal Bi Halal ini adalah momentum kita untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan. Ini bukan hanya acara biasa, ini adalah penguatan fondasi kebersamaan kita,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Hamid tersebut dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Gus Hamid memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus OPIM dan IKAPETE. Menurutnya, kekompakan serta semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh organisasi alumni pesantren ini merupakan aset berharga bagi pembangunan daerah.
Ia menekankan bahwa para alumni pesantren memiliki peran strategis yang tidak bisa diabaikan. Dengan latar belakang keilmuan agama yang kuat dan jaringan luas, alumni pesantren dinilai mampu menjadi garda terdepan dalam pembangunan, baik dari sisi keagamaan, sosial, maupun kebangsaan.
“Alumni pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi solusi dan perekat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Kita tidak boleh sekadar menjadi penonton, tapi harus terlibat aktif,” tegasnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Bondowoso ini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para alumni pesantren yang tergabung dalam IKAPETE, untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Ia mengakui bahwa kolaborasi aktif dari berbagai pihak merupakan kunci utama untuk mewujudkan Bondowoso yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan IKAPETE dan organisasi keagamaan lainnya demi kemajuan Bondowoso. Mari kita bangun daerah ini bersama-sama,” ajaknya.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan tokoh lintas daerah. Hadir di antaranya KH Abdul Hakim Mahfudz, KH Musta’in Syafi’i, Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, serta Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir. Kehadiran para pengurus IKAPETE dari berbagai wilayah seperti Jember dan Lumajang turut memeriahkan silaturahmi akbar ini, menandakan kuatnya jaringan alumni Tebuireng di kawasan Tapal Kuda.







