Bondowoso| Lensarakyat.id – Dalam upaya konkret mendukung kesehatan dan perkembangan anak usia sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahpoh Curahdami 3 mendistribusikan ribuan porsi makanan bergizi gratis ke sejumlah lembaga pendidikan di wilayahnya. Kegiatan yang berlangsung pada pekan ini menjangkau siswa dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SLTA.
Sebanyak lebih dari 2.000 porsi makanan dengan komposisi gizi seimbang, mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, dibagikan secara bertahap. Menu yang disajikan beragam, seperti nasi dengan lauk telur atau ayam, sayur-sayuran, serta buah-buahan, yang diolah dengan memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Kepala SPPG Curahpoh Curahdami 3, Nurholis. S. Pd., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari intervensi untuk mencegah stunting dan meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dapat mempengaruhi pola makan keluarga.
“Kami percaya bahwa anak yang terpenuhi gizinya akan memiliki konsentrasi dan energi yang lebih baik untuk belajar. Distribusi ini fokus ke lembaga pendidikan agar bisa tepat sasaran dan menjadi bentuk dukungan bagi orang tua dalam memastikan anaknya mengonsumsi makanan sehat,” ujarnya selasa (09/12/2025), saat meninjau distribusi di salah satu lokasi.
Kepala Sekolah SD Negeri Penambangan 01, Suhartono, S. Pd. M. Pd., menyambut baik inisiatif ini. “Ini sangat membantu. Terlihat antusiasme anak-anak saat menerima makanan. Bagi sebagian siswa, ini bisa menjadi tambahan asupan bergizi yang sangat berharga. Kami berharap kolaborasi seperti ini bisa berlanjut,” tuturnya.
Sementara itu, Owner SPPG Curahpoh Curahdami 03 Martha Suprihastini menuturkan kalau program distribusi makanan bergizi ini merupakan implementasi dari fungsi SPPG sebagai unit pelayanan yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga aksi langsung dalam pemenuhan gizi masyarakat.
“Ke depan, SPPG Curahpoh Curahdami 3 berencana memperluas jangkauan dan frekuensi program serupa, serta melibatkan lebih banyak pihak untuk mendukung keberlanjutannya. Diharapkan, langkah nyata ini tidak hanya mengisi perut, tetapi juga memberikan fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi penerus bangsa sejak dini,”tukasnya.







