Dapur Umum Peduli Gizi: SPPG Blindungan Sukses Hidangkan Ribuan Porsi Makan Sehat untuk Pelajar Bondowoso

Bondowoso| Lensarakyat.id – Pagi itu, aroma nasi hangat dan lauk segar memenuhi sudut-sudut ruang makan di sejumlah sekolah di Kecamatan Bondowoso. Bukan sekadar sarapan biasa, ini adalah awal dari program unggulan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sukses menjangkau 2.575 siswa dalam satu waktu.

Tanpa suara ribut, ribuan porsi makanan bergizi lengkap dengan protein dan sayuran hijau dibagikan serentak. Anak-anak TK hingga SD tampak lahap menyantap hidangan yang disiapkan dengan standar gizi seimbang.

Abdul Gafurur Rohim, S. Pd. selaku Kepala SPPG, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengatasi masalah defisit gizi dan membangun kebiasaan makan sehat sejak dini.

BACA JUGA :
Resmi! Kepala SPPG Curahpoh Teken Peralihan Penerima Manfaat, Puluhan Sekolah di Petung-Pakuwesi Kini Dilayani SPPG Curahpoh 2

“Kami tidak hanya memberi makan, tapi memastikan setiap menu memenuhi kebutuhan kalori dan mikronutrien anak. Target kami adalah menciptakan generasi Bondowoso yang cerdas dan bebas stunting,” ujar Gafurur saat ditemui di sela pendistribusian kamis, (30/04/2026).

Salah satu momen paling menarik terpantau di TK ABA Aisyiah. Di sini, Farida Ariyanti, S. Pd. sang Kepala Sekolah, turun langsung membantu menyendokkan sayur ke piring siswa.

BACA JUGA :
Aksi Joget Karyawan SPPG Lojajar Bondowoso Jadi Sorotan, Nasim Khan Minta Tindak Tegas Jika Langgar SOP

“Anak-anak begitu antusias. Biasanya mereka pemilih soal sayur, tapi kali ini hampir semua habis. Terima kasih SPPG, ini sangat membantu orang tua dan guru dalam menanamkan pola makan sehat,” kata Farida dengan senyum lega.

Program ini melibatkan para ahli gizi dan dapur terpusat yang memastikan distribusi makanan tiba tepat waktu, masih dalam suhu hangat, dan porsi sesuai jenjang usia. Ke depan, SPPG Bondowoso menargetkan perluasan jangkauan hingga ke pelosok kecamatan.

“Kami ingin tiap anak, di mana pun berada, punya kesempatan sama untuk tumbuh kuat dan sehat. Ini investasi nyata untuk masa depan Bondowoso,” pungkas Gafurur.

BACA JUGA :
Dari 34, Hanya 10 SPPG di Bondowoso yang Kena Suspend Gegara Administrasi

Suara riuh tawa dan kliring sendok menyambut hari baru. Di sudut ruang kelas, seorang anak laki-laki berlari kecil ke gurunya, menunjukkan piringnya yang kosong, dan berteriak: “Enak, Bu! Besok datang lagi ya!”

Sehari penuh energi dimulai dari sini: dari piring ke piring, dari hati ke hati, satu porsi bergizi untuk Bondowoso yang lebih kuat.

Sumber: SPPG Blindungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *