Bondowoso| Lensarakyat.id – Momen libur panjang yang biasanya dimanfaatkan untuk bersantai, justru digunakan secara produktif oleh para karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahpoh. Mereka menyisihkan waktu untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap ribuan ompreng atau wadah makan, guna memastikan perlengkapan tersebut tetap dalam kondisi higienis dan aman bagi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini menjadi perhatian serius mengingat kebersihan wadah makan adalah faktor krusial yang langsung bersentuhan dengan kesehatan anak-anak. Di Bondowoso, standar kebersihan ompreng diterapkan dengan prosedur ketat, mulai dari perendaman, pencucian, pembilasan hingga sterilisasi menggunakan air panas dan oven pengering. Proses ini penting karena ompreng yang tidak higienis dapat menurunkan kualitas makanan bergizi yang telah disiapkan.
Asisten Lapangan SPPG Curahpoh, Nia Ayu Ferdhila, menyampaikan bahwa pengecekan di momen libur panjang ini merupakan bentuk komitmen mereka dalam menjaga standar pelayanan.
“Kami ingin memastikan bahwa setelah melewati masa libur, seluruh peralatan makan dalam kondisi prima dan benar-benar steril. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap kesehatan para siswa,” ujar Nia minggu (06/07/2026).
Senada dengan itu, Owner SPPG Curahdami Curahpoh, Martha Suprihastini, menegaskan bahwa kebersihan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
“Kami terus memastikan seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga penyajian, berjalan sesuai standar. Pengecekan ompreng secara berkala, termasuk di hari libur, adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan yang terbaik bagi penerima manfaat,” jelas Martha.
SPPG Curahpoh sendiri merupakan bagian dari 43 SPPG yang telah beroperasi di Bondowoso untuk mensukseskan program MBG. Dengan adanya pengecekan rutin seperti ini, diharapkan kualitas layanan MBG di Bondowoso, khususnya di wilayah Curahpoh, tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap program ini semakin meningkat.
Tim Liputan BGN Bondowoso








