Bondowoso| Lensarakyat.id – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso pada Minggu (15/2). Ratusan siswa berbaju hitam-putih mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk hijau ke sabuk putih, sebuah tahap krusial menuju tingkat terakhir sebelum menjadi warga kehormatan (pendekar).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini tidak hanya mendapat perhatian dari jajaran pengurus dan pelatih, namun juga dari aparat keamanan. Personel Kepolisian Polres Bondowoso tampak siaga bersama TNI berjaga di lokasi untuk memastikan jalannya ujian tetap aman dan kondusif.
Kapolres Bondowoso melalui Kabag Ops, Kompol R. Heru Wahyudi, yang memimpin langsung pengamanan menyatakan bahwa kehadiran pihaknya adalah bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya organisasi pencak silat.
“Kegiatan seperti ini positif. Kami hadir untuk memberikan rasa aman, baik kepada para peserta ujian, pelatih, maupun masyarakat sekitar. Ini juga bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Bondowoso,” ujar Kompol R. Heru. di sela-sela pengamanan.
Ujian kenaikan tingkat ini sendiri merupakan agenda rutin PSHT Cabang Bondowoso untuk menguji kemampuan fisik, teknik (jurus), serta mental spiritual para siswa sebelum melangkah ke jenjang berikutnya. Dari sabuk hijau ke putih, para siswa diuji ketahanan fisik, kelincahan, serta pendalaman materi kerohanian yang menjadi ciri khas SH Terate.
Ketua Panitia Pelaksana, yang juga mewakili Cabang Bondowoso, menyambut baik kehadiran aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa PSHT selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan ketertiban.
“Kami sangat berterima kasih atas pengamanan dari Pak Polisi. Ini menunjukkan bahwa SH Terate dan kepolisian memiliki hubungan yang harmonis. Kegiatan ini kami laksanakan dengan tertib dan mengedepankan sportivitas,” terangnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian ujian, mulai dari tes jurus, senam, hingga tes kekuatan fisik. Dukungan dari keluarga dan simpatisan yang hadir turut menyemarakkan acara, namun tetap dalam koridor ketertiban berkat pengamanan yang ketat dari pihak kepolisian.
Dengan berakhirnya ujian ini, para peserta yang dinyatakan lulus berhak mengenakan sabuk putih dan akan melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya, semakin dekat untuk diwisuda sebagai warga PSHT yang siap mengamalkan ajaran persaudaraan dan kebajikan di masyarakat.







