Pemkab Bondowoso Gelar Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Integrasi Pembangunan Daerah dan Nasional

Bondowoso| Lensarakyat.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (30/03) ini menjadi tahapan krusial dalam menyusun arah pembangunan daerah untuk tahun mendatang.

Musrenbang yang digelar di lingkungan Pemkab Bondowoso tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta perwakilan dari sejumlah daerah seperti Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, dan Jember. Turut hadir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur, Dr. Agung Subagyo, STP, MSI, bersama para pemangku kepentingan lintas sektor.

Dalam arahannya, Dr. Agung Subagyo menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan sekadar amanah administratif, melainkan tanggung jawab moral untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata. Ia menyebut daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional.

“Setiap kebijakan dan program pembangunan daerah harus terintegrasi dan selaras dengan perencanaan pembangunan nasional maupun provinsi, agar memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian sasaran pembangunan,” paparnya.

Musrenbang RKPD Kabupaten Bondowoso Tahun 2027 mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas Investasi dan Industri”. Tema ini sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nasional 2027 yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 6,3 hingga 7,5 persen, serta mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.

Selaras dengan tahapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur 2025–2029, tema RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 diturunkan menjadi “Penguatan Pelayanan Dasar untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.”

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam musrenbang, Kabupaten Bondowoso menunjukkan sejumlah capaian positif pada indikator makro. Tingkat pengangguran terbuka tercatat relatif rendah dengan penyerapan tenaga kerja yang berjalan baik. Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren menguat dalam beberapa tahun terakhir, meskipun angka tersebut masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Dengan gelaran musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap seluruh perencanaan yang telah disusun dapat sinkron antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *