Camat Taman Krocok Ajak Semua ‘Saling Maaf Sambil Ngopi Bareng di Kediaman Bendahara Desa Trebungan’

Bondowoso| Lensarakyat.id – Di tengah kesibukan birokrasi pasca libur Lebaran, jajaran Kecamatan Taman Krocok Kab. Bondowoso, menyuguhkan gaya silaturahmi yang berbeda. Camat Taman Krocok, bersama para staf kewilayahan, menggelar acara halal bihalalal yang hangat di kediaman Fatima yang juga menjabat sebagai Bendahara Desa Trebungan, Selasa (12/4).

Alih-alih berlatar ruang pertemuan formal yang kaku, kegiatan ini berlangsung santai di teras rumah sang bendahara yang dihiasi ornamen khas kampung. Kursi plastik dan sajian jajanan pasar tradisional justru menjadi magnet yang mencairkan suasana antara pimpinan kecamatan dengan perangkat desa.

Dalam arahanyq, Camat Krocok, Edy Mulyono, S. Sos. M.M., menyampaikan bahwa memilih rumah bendahara sebagai lokasi bukan tanpa alasan.

BACA JUGA :
Momen Halal Bi Halal di Bondowoso, Bupati Ajak Alumni Pesantren Kolaborasi Bangun Daerah: "Kami Terbuka untuk Kerja Sama"

“Sinergi keuangan desa itu penting, tapi sinergi hati lebih penting. Makanya saya pilih datang ke rumah, biar tidak ada sekat. Kita saling maaf-maafan sambil ngopi bareng,” ujarnya disambut tawa hangat staf dan perangkat desa.

BACA JUGA :
Suasana Kekeluargaan Warnai Halalbihalal Kades Trebungan Bersama Camat Taman Krocok dan Staf

Acara yang berlangsung sederhana itu diisi dengan tradisi sungkeman kolektif dan Do’a bersama yang dipimpin oleh Ust. Suliyono Kaur Kesra Desa Trebungan. Para staf camat tampak akrab berbincang dengan perangkat desa membahas rencana program kerja pasca Idul Fitri, tanpa meninggalkan kesan birokrasi yang kaku.

Menariknya, momen halal bihalal ini juga dimanfaatkan untuk transparansi dadakan. Bendahara Desa Trebungan secara terbuka menunjukkan buku kas kecil sembari bersenda gurau dengan Camat.

BACA JUGA :
Momen Halal Bi Halal di Bondowoso, Bupati Ajak Alumni Pesantren Kolaborasi Bangun Daerah: "Kami Terbuka untuk Kerja Sama"

“Ini laporan real, Pak Camat. Tidak ada yang ditutup-tutupi, kecuali bungkus lebarannya yang sudah kami buang,” kelakar sang bendahara.

Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang Dzuhur ini ditutup dengan ramah tamah. Camat Krocok berharap momen kebersamaan di rumah warga ini bisa menjadi contoh bahwa pelayanan publik bisa dimulai dari interaksi yang tulus, bukan hanya dari balik meja kantor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *