Bondowoso| Lensarakyat.id – Suasana berbeda terasa di lingkungan SDN Petung 01, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Di tengah suasana bulan suci Ramadan, ratusan siswa tidak hanya disibukkan dengan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mendapatkan kejutan istimewa berupa paket makanan bergizi gratis, Senin (02/03/2026).
Program yang digagas oleh Presiden Prabowo melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahpoh-Curahdami 3 ini hadir dengan konsep berbeda. Mengingat para siswa menjalankan ibadah puasa, paket yang dibagikan bukan berupa makanan basah untuk dikonsumsi di sekolah, melainkan paket kering bergizi yang didesain khusus sebagai menu berbuka puasa di rumah masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan lancar ini tidak lepas dari pengawalan ketat aparat keamanan setempat. Babinsa Petung, Sertu M. Fauzi, terlihat sigap memantau langsung jalannya pembagian. Kehadirannya bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Saya bersama tim hanya ingin memastikan anak-anak mendapatkan haknya dengan lancar. Program ini sangat positif, apalagi di bulan Ramadan. Kami kawal penuh agar tidak ada kendala dan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa,” ujar Sertu M. Fauzi di sela-sela kegiatan.
Pantauan di lokasi, para siswa menerima paket dengan wajah ceria. Menu kering yakni, Roti, Telur Ayam rebus, Jeruk dan Kurma, yang disiapkan oleh SPPG dan sudah memenuhi unsur gizi seimbang yang tahan lama, sehingga aman untuk disimpan dan dikonsumsi saat waktu berbuka tiba.
Kepala sekolah, Santoso. S. Pd., beserta para guru SDN Petung 01 menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai program ini sangat membantu para siswa, terutama dalam memastikan asupan gizi tetap terpenuhi saat menjalani puasa Ramadan.
“Ini bentuk kepedulian yang luar biasa. Anak-anak tetap mendapatkan nutrisi meskipun sedang berpuasa, tentunya ini sangat mendukung kesehatan dan semangat belajar mereka,” ungkapnya.
Kegiatan pembagian paket Ramadan dari SPPG Curahpoh-Curahdami 3 ini diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya sebagai pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai wujud nyata sinergi antara TNI, institusi pendidikan, dan dinas terkait dalam membangun generasi muda Bondowoso yang sehat dan cerdas.







